Keadaan Suasana Bulan Ramadhan Tahun Ini

Pelaksanaan badah Ramadan tahun ini terasa berbeda dibanding tahun kemaren. Hal ini dikarenakan umat muslim di seluruh dunia termasuk Indonesia sudah mulai menjalankan ibadah puasa dengan normal walaupun masih dalam suasana di tengah pandemi Covid-19.

Akhirnya sekarang, berbagai kegiatan yang dijalankan selama bulan Ramadan tahun ini harus mengalami penyesuaian dan sudah diizinkan melakukan berbagai kegiatan ramadhan seeperti pelaksanaan sholat tarawih dan kegiatan umum lainnya asalkan masih mematuhi protokol kesehatan. Pemerintah telah memberikan panduan ibadah ramadan dan Idul Fitri 1443 H di tengah pandemi Covid-19.

Pelaksanaan sholat tarawih tahun ini sudah dilakukan secara berjamaah di berbagai masjid. Jalan jaDemikian halnya dengan tadarus atau ibadah membaca Al-Quran yang sudah dilakukan di masjid. Serta di bulan Ramadhan tahun ini orang-orang sidah mulai banyak berjualan takjil di sepanjang jalan setiap kota pada sore hari sehingga pada sore hari banyak orang keluar untuk mencari takjil dan tempat-tempat pebukaan, sehingga di sore hari sudah terjadi kemacetan jalan dan kerumunan.

Gambat Kemacetan Saat Menjelang Berbuka Puasa

Kita harus mengakui bahwa negeri ini masih belum bebas dari penularan Covid-19. Meski tren infeksi Covid-19 sekarang terus menurun, namun ancaman penularan masih ada. Dari sinilah kemudian pemerintah tidak gegabah untuk kemudian mencabut status pandemi di Indonesia menjadi endemi

Namun demikian mengamati tanda-tanda dari kebijakan terbaru yang dikeluarkan pemerintah, nampaknya Indonesia bersiap untuk menuju hidup baru di peralihan pandemi ke endemi. Beberapa kebijakan baru yang dikeluarkan pemerintah tersebut memang membuat kegiatan masyarakat lebih bebas. Dari sinilah maka bulan Ramadhan 2022 atau 1443 Hijriah diyakini akan lebih berbeda dari bulan Ramadhan dua tahun sebelumnya. Berikut beberapa hal yang kemudian akan membuat suasana Ramadhan tahun ini akan terasa berbeda.

Tinggalkan Komentar